Berawal dari Menunggu Anak Pulang Sekolah

Namanya ibu rina, seorang ibu rumah tangga yang memiliki satu anak laki – laki kelas 2 SD. Suaminya bernama Herman yang bekerja sebagai seorang PNS di instansi pemkot di kotanya. Kegiatan Bu Rina sehari-hari seperti ibu rumah tangga pada umumnya. Bangun pagi menyiapkan sarapan untuk keluarga, menyiapkan peralatan sekolah anaknya. Kemudian mengantar anaknya ke sekolah.

Sesudah mengantar anak sekolah, Bu Rina menyelesaikan pekerjaan lainnya seperti membersihkan rumah dan mencuci baju. Biasanya jam 10.00 pagi, Bu Rina telah menyelesaikan semua kegiatannya.

Setelah selesai semua pekerjaan rumahnya. Bu Rina mengistirahatkan tubuhnya dengan bersantai menonton TV, scrolling handphone, bermain facebook dan instagram. Terkadang Bu Rina juga keluar rumah mengobrol bersama tetangga sebelah.

Dulunya Bu Rina memanglah seorang wanita karir yang sudah mapan dan mandiri di usia muda. Ia sangat menikmati dan bangga dengan pekerjaannya saat itu. Akan tetapi, setelah menikah, suaminya menginginkan Bu Rina menjadi ibu rumah tangga saja.

Meskipun, banyak yang mengatakan hidup Bu Rina sangatlah menyenangkan, namun Bu Rina malah merasa sebaliknya. Rasa penat dan jenuh seringkali menghampirinya.

Keinginan untuk produktif dan mendapatkan penghasilan lagi seringkali muncul di benaknya, apalagi beberapa temannya di grup whatsapp seringkali memposting jualan/bisnis mereka. Meskipun menjadi ibu rumah tangga, mereka tetap bisa produktif dan menghasilkan uang sendiri.

Hal ini semakin memicu Bu Rina untuk meminta ijin kepada suaminya, bahwa Ia ingin bekerja kembali. Mengisi waktu kosongnya untuk hal-hal yang lebih produktif dan menghasilkan penghasilan tambahan.

Bak gayung bersambut, niatan Bu Rina disambut baik suaminya. Beliau mengijinkan Bu Rina untuk bekerja kembali, namun beliau memberi syarat bahwa pekerjaannya harus dapat seimbang dengan kewajibannya sebagai seorang ibu. Belaiu pun juga menyarankan untuk Bu Rina mencari pekerjaan yang dapat dilakukan di rumah saja.

Betapa senangnya Bu Rina, ketika suaminya memberi lampu hijau untuk bekerja kembali. Bu Rina pun segera mencari-cari pekerjaan yang cocok untuknya dan yang dapat dilakukan di rumah saja.

Hingga sampailah Bu Rina pada bisnis ghost kitchen. Bu Rina penasaran dengan bisnis ini. Ia cari-cari informasi dari berbagai sumber di internet. Ia baca dengan cermat dan dipahami dengan baik. Semakin banyak informasi yang Ia dapatkan, semakin meyakinkannya untuk berbisnis ghost kitchen ini.

Bu Rina pun menceritakan bisnis yang ingin ia jalani kepada suaminya. Namun, Bu Rina sedikit khawatir karena Ia tidak memiliki pengalaman dalam berbisnis kuliner. Sampailah pada sebuah link dengan judul Hasilkan Belasan Juta Rupiah Dari Dapur Rumah. Ia buka link itu, Ia baca dengan pelan hingga mendalam, Ia cermati detil tips dan jenis bisnis ghost kitchennya.

Betapa kagetnya ternyata bisnis ghost kitchen MyGoBack juga akan diajari dari nol, sehingga rasa takutnya karena tidak memiliki pengalaman bisnis kuliner membuatnya jadi hilang.

Bu Rina pun akhirnya mantap memilih bisnis ghost kitchen MyGoBack. Karena menurutnya ada banyak keuntungan dibandingkan dengan bisnis ghost kitchen lainnya, seperti;

Setelah satu tahun menjalani bisnis ghost kitchen MyGoBack, Bu Rina telah memiliki banyak penghasilan tambahan. Perharinya bisa dapatkan Rp 400.000 hingga Rp 600.000 dan perbulannya bisa dapatkan 14 – 18 juta.

Niatan Bu Rina yang ingin mengisi waktu luangnya dengan kegiatan produktif bisa membuatnya membantu penghasilan tambahan keluarga. Bukan hanya itu saja Bu Rina juga dapat membagi waktunya bersama keluarganya. Bu Rina masih sering tidak menyangka, modal dapur rumah saja membuatnya memiliki penghasilan sendiri.

Mau seperti Ibu Rina Juga? segera bergabung bisnis ghost kitchen MyGoBack.