Manfaat dan Contoh Proses Riset Pemasaran yang Ampuh Bagi Bisnis

Riset Pemasaran Untuk Bisnis Anda

Riset pemasaran diartikan sebagai proses mengumpulkan dan menganalisis pasar secara sistematis. Tujuannya memastikan pengambilan keputusan pemasaran yang lebih cermat dan efektif sehingga mampu berdampak bagi bisnis.

Nah, dari hasil riset pemasaran. Pihak pemasaran akan dapat mengetahui informasi apapun baik yang ingin diperbaiki dan strategi apa yang cocok dan bisa untuk terus dilakukan.

Manfaat Proses Riset Pemasaran Untuk Bisnis

Sebelum melakukan pemasaran, sebuah perusahaan tentu saja membutuhkan informasi yang akurat dan selalu update tentang kondisi lingkungan pemasaran agar mendapatkan cara yang pas untuk menciptakan strategi pemasaran yang tepat dan efektif. Nah, berikut ini beberapa manfaat proses riset pemasaran untuk bisnis.

1. Meminimalkan Risiko

Dengan melakukan riset pemasaran yang baik, Anda akan menemukan formula yang paling tepat dengan target pasar yang nantinya akan dituju. 

Hal itulah yang dapat meminimalkan risiko pada bisnismu karena pemasaran jadi jauh lebih efisien.

2. Mengidentifikasi Peluang Pasar

Dengan melakukan riset pemasaran yang baik, maka Anda akan jauh lebih efektif untuk mengidentifikasi peluang pasar. Karena produk Anda bisa hadir sebagai solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan Anda.

3. Mengidentifikasi Potensi Masalah

Mengetahui pontensi masalah dalam bisnis Anda, sehingga Anda dapat merencanakan solusi dengan ceat dan tepat apabila ada kendala pemasaran produk. Mengapa demikian? Hal ini karena Anda telah melakukan riset pemasaran terlebih dahulu.

4. Memahami Tren

Tren pasar dan selera pasar bergerak dengan cepat. Untuk itu, perusahaan memerlukan strategi pemasaran yang selalu update agar tetap dapat bersaing.

5. Merencanakan Masa Depan

Manfaat selanjutnya ketika Anda melakukan riset pemasaran adalah membantu Anda merencanakan bisnis Anda agar dapat berjalan lebih baik nantinya. 

Dengan memanfaatkan riset pemasaran Anda bukan hanya mendapatkan informasi saat ini saja, namun juga informasi di masa depan. 

Tentang persaingan ketat yang dapat Anda lalui dan bahkan mampukah bisnis Anda tetap bertahan di masa yang akan datang.

Proses Riset Pemasaran

Dalam melakukan riset pemasaran terdiri dari beberapa proses, nah berikut ini 4 proses riset pemasaran yang dapat Anda lakukan:

1. Melakukan Survei Pasar

Cara pertama untuk riset adalah dengan melakukan survei pasar terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk mengetahui kondisinya. 

Survei bisa dilakukan dengan menggunakan kuesioner atau wawancara langsung dengan konsumen terkait dengan produk Anda.

 Nah, cara ini bisa Anda manfaatkan untuk mengetahui minat dan kebutuhan pasar.

2. Mengamati Perkembangan Pasar

Bagaimana perkembangan pasar juga harus diamati untuk menemukan apa yang harus diubah. Seiring dengan perubahan tren pastinya pasar juga akan berubah. Nah, hal ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan sebelum Anda meluncurkan produk baru.

3. Memperhatikan Persaingan Pasar

Nah, Anda juga harus mengamati pesaing Anda. Sehingga, perusahaan Anda bisa menyusun taktik untuk mengimbanginya. Mengetahui tingkat persaingan yang terjadi di pasar akan membantu perusahaan menyusun strategi agar bisa mengungguli kompetitor.

4. Melakukan Uji Coba Pasar

Nah, langkah selanjutnya sebelum Anda mengeluarkan produk baru lakukanlah uji coba terlebih dahulu untuk mengetahui minat konsumen. 

Cara mudah yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberikan sampel produk kepada konsumen baik melalui warung atau restoran-restoran.

Contoh Riset Pemasaran

Nah, berikut ini contoh riset pemasaran yang dapat menjadi referensi Anda.

1. Terkait Produk atau Menu

Ayam Suwir Nikmatnya Tiada Tara

Contoh riset pemasaran pertama yang berkaitan dengan inovasi produk atau menu bisnis. Misalnya, selama ini banyak yang menjual ayam dan bebek goreng.

 Namun, lambat laun mulai banyak restoran-restoran yang mengembangkan olahan ini. Seperti ayam asam manis dan lain sebagainya. 

Salah satu contohnya, di MYGOBACK terdapat menu ayam dan bebek suwir dengan perpaduan aneka sambal dijamin membuat konsumennya ketagihan.

Nah, untuk menginovasi olahan ini tentunya ditentukan dengan riset pasar terlebih dahulu. 

Misalnya, MYGOBACK yang sebelumnya melakukan riset pemasaran terlebih dahulu terkait dengan cita rasa yang disukai oleh kalangan milenial (target pasarnya) dan jawabannya adalah cita rasa pedas. 

Mereka dapat mempereloh informasinya dari internet atau mengamati pesaing di sekitar mereka.

2. Terkait Kebiasaan Pelanggan Saat Berbelanja

Contoh riset pemasaran selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengetahui kebiasaan pelanggan ketika berbelanja. 

Jika Anda pintar membaca peluang, saat ini banyak pelanggan yang semakin nyaman berbelanja secara online. Karena dinilai lebih aman, nyaman, praktis, dan lebih efisien.

 Terlebih disituasi pandemi seperti saat ini banyak pelanggan mulai beralih secara online.

Jika saat ini bisnis Anda beroperasi secara fisik. Tidak ada salahnya, Anda juga mengoptimalkan penjualan online. 

Anda harus menemukan teknologi pendukung yang bisa memperlancar operasional sehari-hari.

Nah itu tadi tentang riset pemasaran, semoga bermanfaat untuk Anda semua.