Tawaran Menarik Berbisnis Kemitraan Minim Risiko di Masa Pandemi

Bisnis Kemitraan di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 memang berdampak pada kondisi perekonomian Indonesia. 

Banyak perusahaan terpaksa gulung tikar maupun melakukan phk karyawan. 

Alhalsil angka pengangguran semakin meningkat. 

Di situasi sulit seperti saat ini, memulai bisnis sendiri menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk tetep produktif dan 

menghasilkan uang meskipun dari rumah saja.

Nah, salah satu peluang bisnis yang menjanjikan pada masa pandemi saat ini adalah berjualan makanan dan minuman. 

Pasalnya hal ini karena  makanan dan minuman menjadi kebutuhan pokok sehari-hari yang tidak ada matinya. 

Semua orang membutuhkan makanan dan minuman untuk tetap bertahan hidup.

Apalagi bisnis ini tidak memerlukan modal yang cukup besar.

Jika Anda memperhatikan saat ini di pinggir-pinggir jalan banyak yang menawarkan makanan dan minuman kekinian. 

Jika Anda memperhatikan lebih detal ternyata makanan dan minuman tersebut buka di banyak cabang.

Tidak hanya di situ saja, namun juga cabang-cabang yang lain.  Misalnya saja, MyGoBack  (Mie Sego Bebek), Ayam Keprabon, Nasi Goreng Tiarbah dan lain sebagainya.

Pasti di benak Anda bertanya mengapa brand-brand di atas mampu dan tetap bertahan di situasi pandemi seperti saat ini.

Jika benar sebaiknya Anda membaca artikel berikut ini sampai selesai ya.

Peluang Bisnis Kemitraan di Masa Pandemi

Sebagian dari Anda pastilah sudah paham apa itu bisnis kemitraan serta bagaiamana pola kerja sama bisnis ini.

Nah, bagi Anda yang belum begitu paham dengan bisnis kemitraan.

Tenang, jangan khawatir. Karena kami akan membahasanya secara detail.

Secara sederhana, bisnis kemitraan diartikan sebagai bisnis dimana terdapat perjanjian formal antara dua orang atau lebih yang dibuat dan disepakati untuk menjadi rekan pemilik (co-owner) yang saling mendistribusikan.

Bisnis kemitraan berbeda dengan bisnis franchise. Keduanya memiliki perbedaan fundamental yang perlu Anda ketahui.

Pada bisnis franchise. Franchisee (Seseorang yang menanamkan modalnya ke franchisor) memiliki hak untuk menggunakan nama, merek dagang dan produk berbentuk barang maupun jasa, termasuk sistem usahanya.

Sehingga, franchisee memperoleh keuntungan dari hasil usahanya dan franchisor mendapatkan timbal balik berupa royalty fee ataupun distribution fee.

Sedangkan bisnis kemitraan, bisnis ini dijalankan dengan sebuah hubungan atau jalinan kerja sama antara kedua pihak atau lebih dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan meraih keuntungan bersama.

Pada modek bisnis ini, saling membutuhkan dan saling melengkapi antara mitra yang merupakan kunci berkembangnya bisnis ini.

Secara sederhanya, bisnis kemitraan memiliki banyak pemilik dan masing-masing mitra menanamkan modalnya.

Nah, sama-sama memperoleh akses untuk menggunakan brand usaha, namun di beberapa bisnis kemitraan Anda tidak perlu membayar royalty fee layaknya pada bisnis franchise.

Bagi Anda yang tertarik untuk berbisnis di masa pandemi seperti saat ini, memang paling tepat Anda bergabung dengan bisnis kemitraan.

Selain modalnya lebih terjangku. Berbisnis kemitraan juga lebih mudah dijalankan.

Sebagai referensinya bisnis kemitraan  Anda bisa bergabung dengan bisnis kemitraan MyGoBack.

Bisnis simpel yang bisa dijalankan dari mana saja. Nah, untuk gambarannya apa itu bisnis kemitraan MyGoBack.

Simak penjelasan berikut ini yuk.

Apa Itu Bisnis Kemitraan MyGoBack

Bisnis kemitraan menguntungkan di masa pandemi

MyGoBack menjadi salah satu brand dari PT Indo PD Mandiri ( Management Franchise Bebek & Ayam Goreng Pak Ndut).

Bisnis kemitraan ini menyasar pangsa pasar anak muda dengan menu kekinian, variatif dan harga lebih ekonomis.

Setelah sukses dengan brand Bebek & Ayam Goreng Pak Ndut yang telah melebarkan sayapnya di 23 outlet di Indonesia dan 2 outlet di Singapura.

Untuk berinovasi dari bisnis kuliner sebelumnya. Akhirnya PT Indo PD Mandiri mulai mengembangkan busnis kuliner dengan target pasar yang berbeda dari sebelumnya.

Karakteristik milenial yang simpel, kreatif dan menyukai hal baru cocok diterapkan untuk menciptakan ide produk MyGoBack ini.

MyGoBack ini memiliki beragam menu bebek & ayam dengan harga yang lebih terjangkau.

Jika biasanya konsumen membeli  olahan Bebek & Ayam dengan harga kisaran 30 ribuan.

Nah, dengan mengonsumsi MyGoBack cukup belasan ribu saja.

Apa cuma olahan ayam & bebek saja yang dapat dijual nantinya?

Jelas tidak dong, karena disini ada juga olahan dimsum, kebab dan lain sebagainya.

Jadi ada aneka ragam  yang benar-benar cocok untuk calon konsumen Anda.

Bisnis kemitraan ini muncul pada 2020.

Namun, mitra bisnis kuliner ini sudah tersebar di 7 kota besar di Indonesia. Antusias mitra kami sangatlah tinggi.

Lantaran, kepercayaan mereka terhadap kesuksesan brand sebelumnya.

Nah, bagi Anda yang tertarik dengan bisnis kemitraan ini.

Anda dapat menghubungi nomor berikut ini

0812 8088 2455 atas nama Shinta.